Lukisan Karya Pelukis B. Alex Wetik

Pahlawan Bangsa Dalam Citra Lukisan.

 

Pahlawan bangsa  banyak dikenal orang sejak di Sekolah Dasar. Pahlawan bangsa dikenal melalui teks-teks buku sejarah dan cerita dari guru kelas.

Sosok wajah pahlawan bangsa diketahui dari gambar-gambar di buku sejarah, atau dari lukisan-lukisan reproduksi yang dipajang di dinding ruang kelas.

Ada  Pangeran Diponegoro, Raden Ajeng Kartini, Cut Nya Dien, Patimura, Ki Hajar Dewantoro, Sisingamangaraja, Pangeran Antasari dan sejumlah figur pahlawan bangsa lainnya. Lukisan-lukisan itu karya pelukis Basoeki Abdullah almarhum.

Selain lukisan karya pelukis, sebenarnya terdapat lukisan-lukisan kepahlawanan karya pelukis lain. Di antaranya, lukisan tokoh besar Jenderal Soedirman karya pelukis Joes Supadyo.

Lukisan  pahlawan Wolter Robert Mongisidi karya pelukis yang berasal dari Kota Manado Alex Wetik. Kemudian lukisan  berjudul “Tjatjat Karena Perdjoeangan Kemerdekaan”  karya  pelukis S. Tjondrohandojo. Lukisan kepahlawanan berjudul “Praktek Tentara Pendudukan Asing” dan lukisan berjudul “Persiapan Gerilya” diciptakan oleh pelukis Dullah. Lukisan-lukisan kepahlawanan, dapat dilihat pada buku lukisan koleksi Presiden RI Soekarno dan buku lukisan koleksi Adam Malik.

Wajah para pahlawan bangsa itu, hingga kini masih kuat  tertanam dalam ingatan. Kisah  heroik para pahlawan  dalam membela bangsanya juga menjadi lebih mudah diingat, karena sosoknya dikenal meskipun hanya lewat lukisan. Kisah kepahlawanan para patriot bangsa dalam citra lukisan dapat membantu mempermudah pemahaman  dibandingkan tanpa citra lukisan.

Lukisan tentang kisah heroik para pahlawan sangatlah penting untuk menanamkan rasa kebangsaan, namun lukisan seperti ini jarang ditemui. Pelukis muda pencipta lukisan kepahlawanan di antaranya Dede Eri Supria. Dia  mengonstruksi secara visual dalam bentuk lukisan kisah heroik rakyat Aceh melawan penjajah Belanda. Lukisan kepahlawanan sejauh ini masih tidak memadai jumlahnya, dibandingkan dengan banyaknya kisah kepahlawanan yang ada di negeri ini.

 Sumber, Dr. Agus Priyatno, M.Sn Dosen di Jurusan Pendidikan Seni Rupa FBS Unimed Medan.

4 Komentar (+add yours?)

  1. Rafans Manado
    Mar 16, 2010 @ 03:22:51

    Tabea…. Karya Lukisan yang sangat bagus dari seorang pelukis asal Manado.

    Balas

  2. tasha :)
    Mar 16, 2010 @ 07:53:03

    hhaa :))
    love my grandpa
    specialy thx to my grandma , my dad , my dad , brotha’ and all my fam ~

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: