Kepedulian Terhadap Sumber Daya Alam Di Sulawesi Utara

As a non Governmental Organization being attentive to local women, particularly in North Sulawesi, The existing local resources can be economically valuable if professionally managed through a sound and modern organizational management.

However this is not a part for women’s role and attention of local administration in improving the creativity and local potential of woman.

Woman should not only act as a housewife, but they can improve the household economy by their creativity and potentials which serve as bargaining power of women in economic reinforcement.
Ada banyak cara yang dilakukan masyarakat Sulawesi Utara khususnya perempuan dalam hal Pengelolaan sumber daya alam, antara lain posisi laut dan gunung yang berdekatan, besar potensi perikanan serta ditunjang suburnya lahan didaratan dan pegunungan.

berbagai potensi bisa dikembangkan dan lahir dari kesadaran masyarakat baik yang tinggal di pesisir maupun pegunungan. seperti contohnya kerajinan sisik ikan yang sudah menjadi sampah dan dibuat kerajinan, dijadikan barang atau aksesoris yang indah untuk dijual, kegiatan lain adalah kerajinan anyaman ginto yang merupakan tali hutan yang tumbuh liar di hutan, atau tungku arang tempurung hemat energi.

Berbagai potensi ini harus mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah dan perhatian untuk karya-karya lokal tersebut sebagai sumber daya alam dalam rangka pembangunan yang berkesinambungan.

Untuk keberhasilannya mulai dari dasar yaitu tingkat desa sampe ke tingkat nasional dan dalam hal ini kelompok perempuan sangat berperan untuk mensejahterakan keluarga maupun masyarakat.

Memang diperlukan figur pemimpin yang berwawasan lingkungan yang memiliki kesadaran dan kepedulian terhadap sumber daya yang berkelanjutan.

Hal lain yang tak kalah penting adalah melibatkan seluruh stakeholder sabagai agen perubahan untuk mengelola sumber daya, melalui penyusunan agenda bersama, diskusi publik dan kampanye sadar lingkungan.

Kepemimpinan yang partisipatif sangat dibutuhkan dalam menghadapi berbagai masalah lingkungan, terutama mempermudah pencapaian tujuan bersama dan mengambil keputusan yang melibatkan masyarakat.

Perempuan yang selama ini rentan dengan berbagai aspek lingkungan akan diberi kesempatan yang sama dan memiliki posisi yang kuat didalam masyarakat selain itu memiliki potensi yang besar untuk memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah, hal ini merupakan awal dari usaha mewujudkan kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat lokal termasuk perempuan atas pengelolaan sumber daya dan sebagai tindak konkrit dari tanggung jawab negara untuk mengakui segala potensi yang di miliki kaum perempuan.

By : Grace M. E. Wetik,-

2 Komentar (+add yours?)

  1. Editha Grace
    Jun 07, 2010 @ 16:15:42

    ini yg hrs diperhatikan n beri ruang gerak untuk para perempuan menunjukkan eksistensi, bukankah Sulawesi Utara terkenal dgn kesetaraan antara perempuan dan laki-laki??

    Balas

  2. lista de email
    Agu 13, 2012 @ 08:11:16

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: