Pemimpin Atau Penguasa ?

https://i1.wp.com/img136.imageshack.us/img136/7241/suhartodkk01.jpgAwal sejarah pemerintahan Negara Indonesia diwarnai oleh dominasi sistem tata pemerintahan feodal, baik dalam bentuk kerajaan seperti di jaman kerajaan majapahit atau sriwijaya, kolonial penjajah dilanjutkan demokrasi terpimpin pada orde lama sampai pada paham negara integralistik dan paham kekeluargaan ( kepala negara berfungsi sebagai bapak ) di jaman orde baru.

Masyarakat Indonesia telah mengalami masa penerapan kebijaksanaan sentralistik dengan peran Pemerintah Pusat yang kuat yang kemudian mengalami proses tranformasi progresif menjadi sistem pemerintahan desentralistik.Proses demokratisasi antara lain berupa pelimpahan wewenang yang terjadi dalam kurun waktu yang sangat singkat dengan runtuhnya orde baru, standar deviasi yang timbul akibat proses pembelajaran yang begitu singkat telah menimbulkan berbagai aspek seperti kebijakan publik yang kadang pragmatis.

Kurangnya koordinasi pusat dan daerah, terhambatnya proses pembangunan infra struktur, pendidikan dan kesehatan, pengelolahan lingkungan hidup yang tidak konsisten serta secara umum menciptakan iklim yang kurang kondusif.

Tantangan Ekonomi

Salah satu aspek pembangunan adalah sektor Ekonomi yang selama dekade terakhir ini mengalami tantangan besar.

Terjadi hubungan sebab akibat linier antara tantangan sektor ekonomi terhadap tantangan sektor sosial dan lingkungan hidup.

Sedangkan sektor jasa masih dirundung ancaman teroris, presepsi yang timbul akibat pemberitaan yang negatif tentang Indonesia, produktifitas pekerja yang rendah yang menyebabkan perusahan multinasional memindahkan operasi outsourcingnya ke Malaysia, Vietnam dan negara lain di Asia karena lebih memberikan kepastian hukum.

Tiga Syarat Dasar Kepemimpinan

1. Kredibilitas

Kepemimpinan adalah hubungan resiprokal antara manusia yang memilih untuk memimpin dan manusia lain yang memilih untuk jadi pengikut.

Dalam suatu komunitas kerja produktif, seorang pemimpin bukan berarti komandan namun memiliki peran sebagai mentor, fasilisator, mitra, dan di pemerintahan sebagaipelayan publik.

Kesetiaan konstituen dapat diperoleh bila rakyat dapat diberikan keyakinan terhadap kemampuan pemimpinnya.

Kejujuran, kemampuan dalam membuat kebijakan strategis yang melihat kedepan, inspirasional, dan memiliki kredibilitas tinggi dan mampu membangun harapan untuk masa depan yang baik.

Apakah arti Etika bagi kepemimpinan bangsa ? bisa di artikan kewajiban Moral ?

2. Etika

Adalah hati nurani atau dalam bahasi Inggris disebut conscience yang terbentuk dari insting untuk tetap mempertahankan kehidupan diri sendiri yang diperkaya oleh pendidikan atau pengetahuan, tapi kecenderungan manusia selalu mengikuti kata hati.

3. Kompetensi

Kompetensi adalah salah satu elemen kredibilitas, kompetensi diperoleh dari kejujuran, pengetahuan dan ketrampilan, rasa percaya diri dan kemampuan untuk mengerti situasi dan kondisi makro dan mikro, mampu mengelolah ekpetansi berbagai kelompok masyarakat serta cerdas dalam berkomunikasi.

By : Grace M. E. Wetik,-

1 Komentar (+add yours?)

  1. phea
    Okt 29, 2010 @ 15:01:32

    i like it.
    i love you.,

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: